Rabu, 28 Maret 2018

BUPATI LUWU TIMUR : HADIRI SIDANG PERKABUNGAN DI DESA PATENGKO

INDIKATORNEWS – Setelah meresmikan pasar Margolembo Rabu, 28 Maret 2018 di Kecamatan Mangkutana, Thoriq Husler berkesempatan menghadiri sidang perkabungan atas meninggalnya Tokoh Agama Desa Patengko, Ludia Pate pada Selasa, 20 Maret 2018.
Terlihat sejumlah pejabat SKPD Luwu Timur, anggota DPRD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kepaala Desa Patengko beserta jajaran ikut mendampingi Bupati pada acara sidang perkabungan tersebut.
Muh Thoriq Husler atas nama pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan sebagai pribadi menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya orang tua kita dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
“Semua yang hadir disini mari kita berbagi duka atas keluarga kita, ini kesemuanya untuk memupuk jalinan kasih persaudaraan dan kebersamaan sesama, karena nanti kita akan dihadapkan sama dengan seperti ini,” kata Thoriq.
Lanjut Thoriq Husler bahwa, dalam kesempatan ini pula saya mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa Patengko mari bersama kita jaga wilayah ini, mari kita jaga persaudaraan dan ikatan kekeluargaan kita, jangan ada kebencian, jangan ada saling mencelah.
Pada kesempatan itu pula Thoriq Husler menaruh harapan dan pesan terkhusus kepada Kepala Desa Patengko untuk mendukung pembangunan, khususnya pada program kampung keluarga berencana (KB).
Kehadiran kampung KB nantinya akan menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
“Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,“ ungkap Husler.
Selain itu, manfaat Kampung KB bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat.
Intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan, dengan kata lain kampung KB tak hanya berbicara soal membatasi ledakan penduduk tapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan,“ tutup Thoriq Husler.
*FM*