Selasa, 10 April 2018

Kepala Staf Kepresidenan Ajak AJO Indonesia Counter Hoaks yang Merontokkan Karakter Bangsa


Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia melakukan Audiensi dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Jend (Purn) TNI Dr.Moeldoko, S.IP. di Kantornya, Selasa (10/4/2018). Dalam pertemuan yang berlangsung satu jam tersebut, Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika ditemani oleh jajaran pengurus dari dewan Pembina dan beberapa ketua DPD Provinsi memaparkan visi-misi organisasi dan ide besar membangun sindikasi media online di Indonesia dalam satu Aplikasi Super (Super Apps) bernama BETTER Indonesia. Audiensi juga menyampaikan rencana rapat pimpinan nasional AJO Indonesia I yang akan berlangsung pada pertengahan Juli 2018 mendatang.

Dalam paparannya Rival menegaskan bahwa hari ini ada sekitar 43.000 ribu lebih media online yang ada di Indonesia. Mereka update informasi bekerja 24 jam sehari, namun apa yang meraka dapatkan tidak sebanding dengan apa yang telah dikerjakan, kalah jauh dengan media-media mainstream.

“Itulah yang merupakan ide dan gagasan awal kami di AJO Indonesia dengan membuat Super Apps BETTER Indonesia. Kita akan kumpulkan seluruh media online yang ada di berbagai wilayah Indonesia, kita perkuat kapasitasnya mulai dari tata kelola keredaksian, kompetensi wartawan hingga menyoal pada kesejahteraannya,” ungkap Rival.

“Jika Media Mainstream memiliki wartawan di seluruh Indonesia, AJO Indonesia memiliki media yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tambahnya.
Di BETTER Indonesia, lanjut Rival semua konten berita media AJO Indonesia akan diagregasi dan dikurasi untuk mengantisipasi berita hoaks “Kami memiliki komitmen untuk memerangi hoaks, fake news dan yellow journalism. Terlebih pada tahun-tahun politik saat ini dan tahun depan,” tegasnya.

Super Apps BETTER Indonesia sendiri merupakan pembeda dari organisasi atau sindikasi media yang telah ada, dimana nantinya didalam aplikasi tersebut media anggota AJO Indonesia akan dibekali tentang konsep digital marketing dan SEO Google yang akan dibangun “Ini merubah paradigma konvensional selama ini media dalam menghasilkan pemasukan,” tandas pria yang akrab disapa Ipay tersebut.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden, Moeldoko memberikan apresiasi dan rasa bangga atas ide dan konsep AJO Indonesia melalui super aps BETTER Indonesia. Mantan Panglima TNI itu memaparkan bahwa berdasarkan hasil survei dan temuannya dimana dari sekitar 43.000 media online di Indonesia saat ini 90% merupakan media politik dan 80,8% diantaranya media yang berbau SARA.

“Saya senang dengan BETTER Indonesia yang digagas AJO Indonesia, Kita memang harus lebih baik dan menjadi baik,” ujarnya menanggapi presentasi Ketua Umum AJO Indonesia.

Menurut Moeldoko, saat ini serangan paling gampang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa adalah serangan merontokkan karakter. “Kalau serangan fisik, Masyarakat Indonesia sudah terlatih, sulit bagi pihak manapun karena kita sudah teruji. Namun kalau perang merontokkan karakter, saya tidak yakin kita akan kuat,”. Disinilah peran organisasi yang berwawasan dan berkonsep modern seperti AJO Indonesia ini. Tegasnya

Moeldoko menambahkan bahwa saat ini generasi muda Indonesia tengah mengalami krisis dimana dalam survei terbaru disebutkan bahwa 80% generasi muda Indonesia pesimis dengan masa depan. “Kenapa bisa demikian? Karena setiap hari mereka dijejali berita-berita yang tidak baik, berita-berita yang memprovokasi dan meruncingkan sikap permusuhan satu sama lain. Ini mengerikan,” ujarnya.

Moeldoko berharap lahirnya AJO Indonesia sebagai sebuah gerakan moral, gerakan politik sekaligus gerakan ekonomi dapat menjadi solusi dan berperan Bersama dalam memerangi dan menjawab berbagai persoalan yang mengancam semangat persatuan dan kesatuan bangsa, seraya menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya bekerja dengan benar tanpa ada pretensi untuk membohongi publik ataupun mengada-mengada. "Tak ada make up dalam setiap pemberitaan pemerintah yang benar benar bekerja ini, saya tahu karena saya melihat dan turun langsung". Jelas Moeldoko. “Saya berharap kedepan AJO Indonesia bisa bekerjasama dan saling bahu-membahu dengan KSP dan Pemerintah dalam mewujudkan pers sebagai Pilar Demokrasi Bangsa". Tutup Moeldoko

Turut Hadir dalam audiensi DPP dan DPD AJO Indonesia :

1. Septono Karyadi  Ketua Dewan Pembina
2. Dr. Eko Widodo Ketua Pembina Bidang Teknologi dan Informatika DPP AJO Indonesia
3. Sriyanto ( Yanto Satu Hati) Ketua Pembina Bidang Politik DPP AJO Indonesia
4.  Rival Achmad Labbaika Ketua Umum DPP AJO Indonesia
5. Muhammad Fauzi Wakil Ketua Umum Bina Wilayah Indonesia Timur dan Tengah DPP AJO Indonesia
6. Hendrata Yudha Wakil Sekretaris Jenderal Bina Wilayah Indonesia Barat DPP AJO Indonesia
7. Hartono Harimurti Bendahara Umum DPP AJO Indonesia
8. Jonni Pakkun Ketua DPD AJO Indonesia Kepri
9. Bangun Paruhuman Lubis Ketua DPD AJO Indonesia Sumatera Selatan
10.Syukron Jamal Ketua DPD AJO Indonesia


Rabu, 28 Maret 2018

BUPATI LUWU TIMUR : HADIRI SIDANG PERKABUNGAN DI DESA PATENGKO

INDIKATORNEWS – Setelah meresmikan pasar Margolembo Rabu, 28 Maret 2018 di Kecamatan Mangkutana, Thoriq Husler berkesempatan menghadiri sidang perkabungan atas meninggalnya Tokoh Agama Desa Patengko, Ludia Pate pada Selasa, 20 Maret 2018.
Terlihat sejumlah pejabat SKPD Luwu Timur, anggota DPRD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kepaala Desa Patengko beserta jajaran ikut mendampingi Bupati pada acara sidang perkabungan tersebut.
Muh Thoriq Husler atas nama pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan sebagai pribadi menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya orang tua kita dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
“Semua yang hadir disini mari kita berbagi duka atas keluarga kita, ini kesemuanya untuk memupuk jalinan kasih persaudaraan dan kebersamaan sesama, karena nanti kita akan dihadapkan sama dengan seperti ini,” kata Thoriq.
Lanjut Thoriq Husler bahwa, dalam kesempatan ini pula saya mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Desa Patengko mari bersama kita jaga wilayah ini, mari kita jaga persaudaraan dan ikatan kekeluargaan kita, jangan ada kebencian, jangan ada saling mencelah.
Pada kesempatan itu pula Thoriq Husler menaruh harapan dan pesan terkhusus kepada Kepala Desa Patengko untuk mendukung pembangunan, khususnya pada program kampung keluarga berencana (KB).
Kehadiran kampung KB nantinya akan menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
“Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,“ ungkap Husler.
Selain itu, manfaat Kampung KB bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat.
Intinya program ini melibatkan semua sektor pembangunan, dengan kata lain kampung KB tak hanya berbicara soal membatasi ledakan penduduk tapi juga memberdayakan potensi masyarakat agar berperan nyata dalam pembangunan,“ tutup Thoriq Husler.
*FM*

Selasa, 27 Maret 2018

KADES MANGGALA : BUMDes SEBAGAI SARANA PENGGERAK EKONOMI DESA

Ketua Umum LPM-IC Bersama KaDes Manggala
INDIKATORNEWS - Pemerintah terus mendorong percepatan pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes) yang kini jumlahnya sudah mencapai puluhan ribu menuju desa mandiri. Kedepan BUMDes disiapkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa.
Upaya mempercepat pembangunan desa yang mandiri dan sejahtera butuh kerja keras serta strategi jitu. Tujuannya mewujudkan program pemerintah yakni mewujudkan desa-desa di Indonesia dapat menanam satu komoditas prioritas dan menjadi  andalan desa mereka.
Mendukung program pemerintah, Alfredi Boro, kepala desa Manggala Kecamatan Mangkutana kepada Ketua Umum LPM-IC ( Lembaga Penelitian dan Monitoring Indikator Centre ) yang bekerjasama dengan LAKHAMINDONESIANEWS.ID mengungkapkan bahwa baru saja desa kami mendirikan BUMDes dan rencananya kedepan ada 3 sektor yang akan kami prioritaskan yakni penyewaan tenda, penyediaan pupuk serta obat-obatan pertanian dan peternakan.
“Dari semua rencana tersebut yang paling kami utamakan adalah pengadaan penyewaan tenda yang merupakan kebutuhan masyarakat sehingga nantinya masyarakat desa Manggala dengan mudah dapat memamfaatkan tenda tersebut disaat ada acara duka, perayaan hari raya, nikahan ataupun kegiatan lainnya”, ungkap Alfredi Boro, Senin (26/3/18) di kantornya.
Lanjut kepala desa Manggala bahwa kami akan fokus juga pada sektor pertanian dengan menyediakan pupuk pertanian dan obat-obatan bagi para petani mengingat masyarakat Manggala hampir 90 persen petani. “Petani sangat mengharapakan tersedianya pupuk di desa ini agar mereka tidak jauh lagi ke kota untuk membeli apalagi dengan harga mahal dan hal tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh kelompok tani beserta gapoktan.”
“Yang kami pikirkan saat ini adalah tempat atau ruangan untuk BUMDes nya karena saat ini kami tidak punya lokasi dan mau tidak mau kemungkinan besar kami akan menyewa tempat warga yang tidak jauh dari kantor desa ini dan kami akan jadikan BUMDes ini nantinya sebagai sarana utama penggerak ekonomi desa”, kata Alfredo.
Menyinggung pembangunan fisik tahun ini dana desa Manggala akan dialokasikan sekian persen ke BUMDes dan juga akan digunakan untuk pembangunan proteksi, learning  saluran jaringan irigasi serta proteksi jalan tani. Selain itu dana desa juga dialokasikan pada karang taruna dan pengkaderan Ibu PKK.
Senada dengan kepala desa, Denari ketua BUMDes Manggala menuturkan bahwa pihak kami nanti akan fokus kepemberdayaan masyarakat dan berupaya memenuhi segala kebutuhan masyarakat.
“Kami akan membentuk toko sembako sesuai harapan warga agar mereka tidak jauh lagi untuk berbelanja, dan harapan kami juga kedepan semoga pemerintah kabupaten dapat memberikan solusi akan pengadaan lokasi guna membangun kantor BUMDes”, tutur Deanari. FM

Senin, 19 Maret 2018

MENUJU KURSI WAKIL RAKYAT

" PILIH WAKIL RAKYAT YANG BERKUALITAS, BERKOMPETEN, BERINTEGRITAS "

 ( Lembaga Penelitian dan Monitoring Indikator Centre )

Pemilihan calon wakil rakyat ( Pemilihan Cagub/Cawagub dan Calon Legislatif ) sudah diambang pintu, sekarang ini kita dihadapkan pada pilihan, dan pilihan itu ada ditangan kita sendiri, dan untuk menentukan sebuah pilihan politik pada Pemilu, ada beberapa permasalahan yang akan dihadapi diantaranya, integritas, kualitas, social dan moral, dan lain sebagainya. 
 
Saya kira persoalan sekarang adalah bagaimana menjatuhkan pilihan politik kita kepada calon Pilgub/Legislatif yang jumlahnya sangat banyak dengan berbagai macam program-program yang mereka janjikan kepada masyarakat. 

Namun yang jadi pertanyaan seperti apakah harapan kita akan kualitas calon wakil rakyat mendatang. Ini harus kita tentukan sejak saat ini. Jangan sampai pemilu mendatang hanya menjadi panggung politik para wakil rakyat tanpa memperhatikan kepenting masyarakat.

Seperti halnya pada Kriteria Sosialnya, dimana seorang calon wakil rakyat harus memiliki integritas sosial. Integritas ini gunanya untuk melihat tahap indikatornya, seperti kepedulian sicalon itu terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kepedulian ini tidak bersifat instan, ketika ada kepentingan politik menjelang pemilu saja. Tetapi kita harus jelih dan bisa melihat kiprahnya di masyarakat, apakah sebelum dan sesudah menjadi calon ada konsistensi perilaku kepedulian terhadap problem masyarakat. 

Aspek lainnya yakni aspek moral, moral dalam kejujuran, keberanian membela yang benar, mengajak dan mengajarkan kebenaran, Dengan sikap ini kita yakin seorang calon wakil rakyat akan konsisten memperjuangkan kebenaran demi kesejahteraan masyarakat/rakyatnya. 

Seperti kriteria Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa harusnya variable yang terukur, bukan sekedar bukti fisik Kartu Tanda Penduduk bahwa dia warga negara yang beragama, Moral bisa dilihat pengamalan agamanya dalam kehidupan sehari-hari di keluarga, masyarakat dan lingkungan kerjanya selama ini.

Pada kesempatan ini, saya mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia agar memanfaatkan kesempatan pemilu nantinya memilih calon wakil rakyat yang betul-betul memiliki kapabilitas dan integritas yang tidak diragukan. 

Coba bayangkan jika kita salah memilih pada pemilu nanti, maka lima tahun kita tidak mengharapkan apa-apa. Alangkah baiknya sebelum memilih calon wakil rakyat terlebih dahulu memperhatikan kemampuan serta kapabilitas yang terukur.


*Rusli, Faisal MS*



 
 


SIAPA SAJA UNSUR PENDAMPINGAN DESA?


Unsur Pendampingan Desa yaitu:
- Pendamping profesional
- Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD)
- Pendamping Pihak Ketiga


Siapa KPMD....?
- Warga desa setempat
- Dipilih melalui musyawarah desa (Musdes)
- Ditetapkan dengan Keputusan Kepada Desa


Pendampingan Pihak Ketiga, siapa saja...?
- LSM
- Perguruan Tinggi
- Ormas
- Perusahaan
- Dan lain-lainnya.


Pendamping Profesional...?
- Tenaga ahli pemberdayaan masyarakat berkedudukan di pusat dan provinsi
- Pendamping Teknis berkedudukan di Kab/kota
- Pendamping Desa (PD) berkedudukan di kecamatan
- Pendamping Lokal Desa (PLD) tugas di Desa.


Saling mengingatkan dan menguatkan
*DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT*